E-Learning Dalam Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Di Era Industrial 4.0

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Arifman Gulo
Yusak Tanasyah

Abstract

Indonesia is the world's largest archipelagic country. Education is one aspect of life that can be used to promote and improve the quality of human resources (context of Christian religious education). There are numerous approaches for developing a traditional national education system in the sphere of education, notably teaching, and learning activities in the classroom. However, in the era of industrial digitalization 4.0, the education system that is currently emerging is the e-learning technique and educational information system (online learning) that has no space or time constraints. As a Pancasila State, Christian Religious Education is supposed to color the output of national education and the Church community in Indonesia. It is vital to develop to improve the quality and quantity of Christian Religious Education on a national scale. to improve both the quality and quantity of Christian Religious Education Nationally, it is required to create e-learning (online learning) in Christian schools, Theology schools, and other institutions to reach the Church community in Indonesia's numerous main, small, and distant islands. Especially those who have not been reached by teachers (teachers and lecturers) who are trustworthy and qualified in their professions, so that Christian human resources acquire quality Christian religious education and increase in number nationally. It is desired that millennial Christian human resources will flourish and bear fruit in the Church. Not only must one learn and then bear fruit, but one must also grow closer to God, as well as modify the circumstances, ethics, and Christian character that can provide the best for the development.


 


Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Pendidikan merupakan salah satu aspek kehidupan yang dapat digunakan untuk memajukan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (konteks pendidikan agama Kristen). Ada banyak pendekatan untuk mengembangkan sistem pendidikan nasional tradisional di bidang pendidikan, terutama kegiatan belajar mengajar di kelas. Namun di era digitalisasi industri 4.0, sistem pendidikan yang sedang berkembang saat ini adalah teknik e-learning dan sistem informasi pendidikan (online learning) yang tidak memiliki batasan ruang dan waktu. Sebagai Negara Pancasila, Pendidikan Agama Kristen sudah seharusnya mewarnai output pendidikan nasional dan masyarakat gereja di Indonesia. Sangat penting untuk dikembangkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas Pendidikan Agama Kristen dalam skala nasional. Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas Pendidikan Agama Kristen Secara Nasional, perlu dibuat e-learning (pembelajaran online) di sekolah-sekolah Kristen, sekolah teologi, dan lembaga lainnya untuk menjangkau komunitas gereja di berbagai pulau utama, kecil, dan jauh di Indonesia. Terutama yang belum terjangkau oleh guru (guru dan dosen) yang amanah dan berkualitas dalam profesinya, sehingga sumber daya manusia Kristen memperoleh pendidikan agama Kristen yang berkualitas dan meningkat jumlahnya secara nasional. Diharapkan sumber daya manusia Kristen milenial tumbuh subur dan berbuah di Gereja. Bukan hanya harus belajar lalu berbuah, tetapi juga harus semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, serta mengubah keadaan, etika, dan karakter kristiani yang dapat memberikan yang terbaik bagi perkembangannya.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Gulo, A., & Tanasyah, Y. (2022). E-Learning Dalam Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Di Era Industrial 4.0. Indonesian Journal of Religious, 5(1), 1–16. https://doi.org/10.46362/ijr.v5i1.9

References

  1. Daryanto. Media Pembelajaran. Bandung: Satu Nusa, 2011.
  2. Dewey, John. Democracy and Education. New York, NY: The Free Press. 1916/1944.
  3. Diana, Ruat. “Prinsip Teologi Kristen Pendidikan Orang Tua Terhadap Anak di Era Revolusi Industri 4.0.” Jurnal Teologi dan Pendidikan Kontekstual, 2019, 2, no.1 (2019): 27-39. https://doi.org/10.34307/b.v2i1.79.
  4. Efraim. Pengertian E-Learning. Yogyakarta: Andi Ofset, 2006.
  5. Eliasaputra, M.P., Novalina, M., & Siahaan, R.J., Tantangan Pendidikan Agama Kristen di Era Revolusi Industri 4.0 dan Pasca Kebenaran, Bonafide: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2020, 1(1), 1-22. https://doi.org/10.46558/bonafide.v1i1.7.
  6. Fatmawati, N. I., Literasi Digital, Mendidik Anak di Era Digital Bagi Orang Tua Milenial, Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan, 2019, 11(2), 119-138.
  7. http://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/MADANI/article/view/1602 https://doi.org/10.52166/madani.v11i2.1602.
  8. Fredik Melkias Boiliu, M.M.P., Peran Pendidikan Agama Kristen di Gereja terhadap Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Jemaat di Era Digital, Jurnal Pengabdian Tribakti, 2020, 2(1), 118-132. http://journal.unla.ac.id/index.php/tribhakti/article/view/1518
  9. Kasali, Rhenald. The Great Shifting Series On Disruption, Lebih Baik pegang Kendali Daripada Dikuasai, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2018, viii.
  10. Kenneth Shouler. The Everything World’s Religion Book: Explore the Beliefs, Traditions and Cultures of Ancient and Modern Religions, 2010.
  11. MA Ghufron, “Revolusi Industri 4.0: Tantangan, Peluang & Solusi Bagi Dunia Pendidikan” in Seminar Nasional Dan Diskusi Panel Multidisiplin Hasil P2M. Jakarta: 2018.
  12. Meinanto, Dwi, Bobby Kurnia Putrawan, and Amran Simangunsong. “Degradasi Moral Generasi Z: Suatu Tinjauan Etis Teologis Terhadap Penggunaan Internet.” IMMANUEL: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 3, no. 1 (2022): 21–34. https://doi.org/https://doi.org/10.46305/im.v3i1.86.
  13. Mudlofir, Ali. Desain Pembelajaran Inovatif dari Teori ke Praktik. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2016.
  14. Nanang Martono, Sosiologi Perubahan Sosial, Perspektif Klasik, Modern, Posmodern, dan Poskolonial, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2012.
  15. Nuhamara, Suparlan. Pembimbing PAK, Bandung: Jurnal Info Media, 2007.
  16. Pandiangan, Tumpal, Pujiastuti Liza Sindoro, Agus Santoso, Juli Santoso, and Bobby Kurnia Putrawan. “Christian Faith and Science: Efforts to Encounter the Christian Faith and Science in the Work of Alister E. McGrath.” Verbum et Ecclesia 43, no. 1 (April 29, 2022). https://doi.org/10.4102/ve.v43i1.2466.
  17. Prawiradilaga, Dewi Salma, dkk. Mozaik Teknologi Pendidikan E-Learning. Jakarta: Prenamedia group, 2013.
  18. Purbo, Onno W, Teknologi e-learning Berbasis PHP dan MySQ, 2002.
  19. Purnomo, A., & Sanjaya, Y., Tentang Tantangan Dan Strategi Gereja Menjalankan Misi Allah Dalam Menghadapi Penerapan Industri 4.0 di Indonesia, Diegesis: Jurnal Teologi Kharismatika, 2020, 3(2), 91-106. https://www.researchgate.net/publication/348136202_Tantangan_dan_Strategi_Gereja_Menjalankan_ isi_Allah_dalam_Menghadapi_Penerapan_Industri_40_di_Indonesia
  20. Naga, Anggretitte Adinda Soli, Wahyu Bintoro, and Christian Ade Maranatha. “Penyalahgunaan Narkotika Di Kalangan Remaja Kristen: Studi Kasus Di Pademangan Barat, Jakarta Utara”. Journal of Religious and Socio-Cultural 2, no. 1 (November 13, 2021): 53-52. https://doi.org/10.46362/jrsc.v2i1.86.
  21. Rahayu, Khatrina Rintis Lintang, and Sutrisno Sutrisno. “Dampak Korean Wave Terhadap Proses Penerimaan Diri Pada Remaja Kristen Di Indonesia”. Journal of Religious and Socio-Cultural 2, no. 1 (November 11, 2021): 13-30. https://doi.org/10.46362/jrsc.v2i1.83.
  22. Rusman, dkk, Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2011.
  23. Sanjaya, Wina. Media Komunikasi Pembeljaran. Jakarta: Prenamedia Group, 2012.
  24. Siahaan, S., “E-Learning Pembelajaran Elektronik Sebagai Salah Satu Alternatif Kegiatan Pembelajaran.” Jurnal Pendidikan (2004).
  25. Tambunan, Elia. Pendidikan Agama Kristen, Yogyakarta: Handbook untuk Pendidikan Tinggi. Illumi Nation, 2013.
  26. Tanasyah, Yusak, Bobby Kurnia Putrawan, Sutrisno Sutrisno, and Iswahyudi Iswahyudi. “Dampak Strategi Pembelajaran Lewat Visualisasi Dalam Pendidikan Agama Kristen Di Era Masyarakat 5.0.” VISIO DEI: Jurnal Teologi Kristen 3, no. 2 (December 13, 2021): 281–303. https://doi.org/10.35909/visiodei.v3i2.226.
  27. Tobeli, Evi. “Pemahaman Remaja Kristen Dalam Menghadapi Perkembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi (Iptek).” Jurnal Penabiblos VIII, no.2 (2017): 76-91. http://www.e-jurnal.ukrimuniversity.ac.id/file/4_Evi_VIII_2_042017.pdf.