
Konferensi yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini bertujuan mempertemukan pendidik, peneliti, dan inovator untuk membahas kemajuan terkini di bidang pendidikan. Melalui diskusi, lokakarya, dan sesi kolaboratif, acara ini mendorong lahirnya gagasan serta teknologi baru yang dapat mentransformasi pengalaman belajar, sekaligus menjadi wadah pertukaran wawasan dan praktik pengajaran inovatif.
KICE 2026 mengusung tema Innovation Toward Education: Shaping the Future of Learning dan dilaksanakan secara hybrid pada 15 September 2026 di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Subtema yang dibahas antara lain pendidikan agama; pendidikan berkelanjutan, inklusif, dan pendidikan khusus; pengajaran inovatif (kurikulum, EdTech, dan peran AI); pendidikan bahasa; pendidikan sains dan matematika; pendidikan anak usia dini dan dasar; serta pengukuran, asesmen, dan evaluasi pendidikan.
Lilik Kusnadi berkontribusi melalui presentasi paper berjudul “The Common Ground Between the Biblical Concept of Education and Ki Hadjar Dewantara (A Comparative Philosophical Study)”. Kajian komparatif filosofis ini menelaah titik temu antara konsep pendidikan Alkitab dan pemikiran Ki Hadjar Dewantara, khususnya dalam pembentukan karakter, peran pendidik, dan pendekatan holistik, sambil menawarkan model sintesis yang relevan bagi pendidikan karakter di masyarakat Indonesia yang multireligius dan multikultural. Kehadiran akademisi dari berbagai institusi, termasuk Sekolah Tinggi Teologi Indonesia Jakarta, memperkuat kolaborasi lintas disiplin dan perspektif dalam membentuk masa depan pendidikan yang lebih inovatif dan inklusif.
