Pengaruh Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Kristen di Sekolah
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Parents are fathers and mothers who are responsible for the education of their children and are responsible for all aspects of their children's lives from childhood to adulthood. In every family, especially parents, certainly expect the presence of a child. Children are a gift in the family, and children are the next generation for the family. Parents expect the presence of a physically healthy child, but there are also some parents who are presented with children with special needs without their intention and expectations, even though the presence of the child is beyond the expectations of the parents, the parents concerned are still responsible for the child and is responsible for the education of the child, especially in terms of his religious education. Children with special needs are children who have differences with children in general or the average child of his age. Children with special needs are children who experience limitations or extraordinariness, whether physical, mental-intellectual, social, or emotional, which has a significant effect on the process of growth or development compared to other children of the same age. Children with special needs need to get more attention from their parents, therefore parents are expected to pay attention to their every role and responsibility in paying attention to every aspect of their child's life, especially the educational aspect for the child because parents can influence a child's learning achievement in the world. education. This article was written with the aim of adding insight into the influence of parents on children with special needs on the learning achievement of Christian religious education in schools. The research method used is descriptive qualitative taken from several sources of journals and books. It is hoped that parents can carry out their respective roles well and wisely so that their existence can affect children's learning achievements at school.
Orang tua adalah ayah dan ibu yang bertanggung jawab terhadap pendidikan anak-anaknya dan bertanggung jawab atas segala aspek kehidupan anaknya dari kecil hingga mereka dewasa. Didalam setiap keluarga terkhususnya orang tua pasti mengharapkan kehadiran seorang anak. Anak merupakan anugerah didalam keluarga, dan anak merupakan generasi penerus bagi keluarga tersebut. Orang tua mengharapkan kehadiran seorang anak yang sehat secara jasmani, namun terdapat juga beberapa orang tua yang dihadirkan dengan anak-anak berkebutuhan khusus tanpa kesengajaan dan harapan mereka, meski kehadiran anak tersebut diluar dari harapan orang tua, orang tua yang bersangkutan tetap bertanggung jawab atas anak tersebut, serta bertanggung jawab terhadap pendidikan anak tersebut, terlebih dari segi pendidikan agamanya. Anak berkebutuhan khusus merupakan anak yang memiliki perbedaan dengan anak-anak secara umum atau rata-rata anak seusianya. Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang mengalami keterbatasan atau keluarbiasaan, baik fisik, mental-intelektual, sosial, maupun emosional, yang berpengaruh secara signifikan dalam proses pertumbuhan atau perkembangannya dibandingkan dengan anak-anak lain yang seusia dengannya. Anak berkebutuhan khusus perlu mendapat perhatian yang lebih dari orang tuanya, oleh karena itu diharapkan orang tua memperhatikan setiap peran dan tanggung jawab mereka dalam memperhatikan setiap aspek kehidupan anaknya terlebih aspek pendidikan untuk anak tersebut, karena orang tua dapat berpengaruh bagi prestasi belajar seorang anak didalam dunia pendidikan. Artikel ini ditulis dengan tujuan untuk menambah wawasan mengenai pengaruh orang tua terhadap anak berkebutuhan khusus terhadap prestasi belajar pendidikan agama kristen di Sekolah. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang diambil dari beberapa sumber jurnal dan buku. Diharapkan orang tua dapat menjalankan peran mereka masing-masing dengan baik dan bijaksana sehingga keberadaan mereka dapat berpengaruh bagi prestasi belajar anak di sekolah.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
References
- Afni, Nur & Jumahir Jumahir. “Peranan Orang Tua Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Anak.” Musawa: Journal for Gender Studies 12, no. 1 (2020): 108–139. https://doi.org/10.24239/msw.v12i1.591.
- Agustin, Verdian Heny. Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Keagamaan Anak Berkebutuhan Khusus Di Pandang Kemiling Kota Bengkulu, 2018. http://repository.iainbengkulu.ac.id/3148/.
- Awwad, Muhammad. “Urgensi Layanan Bimbingan Dan Konseling Bagi Anak Berkebutuhan Khusus.” Al-Tazkiah: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam 4, no. 1 (2015): 46–64. https://doi.org/10.20414/altazkiah.v4i1.76.
- Baskoro, paulus kunto. “Landasan Psikologis Pendidikan Kristen Dan Relevansinya Dalam Pendidikan Kristen Masa Kini.” Pendidikan Agama Kristen 1, no. 1 (2017): 41. https://doi.org/10.52489/jupak.v1i1.6.
- Irdamurni, M.Pd. Memahami Anak Berkebutuhan Khusus. Edited by M.Pd Dr. Hj. Novia Juita, M. HUM & Prof. Dr. Megaiswari. Goresan Pena Anggota IKAPI. Ke 1. Jawa Barat: Goresan Pena, 2018.
- Hidayah, Nurul, Suyadi, Son Ali Akbar, Anton Yudana, Ismira Dewi, Intan Puspitasari, Prima Suci Rohmadheny, Fuadah Fakhruddiana, Wahyudi, and Dewi Eko Wat. Pendidikan Inklusi Dan Anak Berkebutuhan Khusus. Edited by Fuadah Fakhruddiana. Ke 1. Yogyakarta, 2019.
- Hutabarat, Christiani & Bobby Kurnia Putrawan. "Pengantar Pola Asuh Orang Tua Dalam Keluarga Kristen." PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan 11, no.2 (2021): 84-94. https://stapin.ac.id/e-journal/index.php/pneumatikos/article/view/28.
- Indrawati, Farah. “Pengaruh Kemampuan Numerik Dan Cara Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika.” Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA 3, no. 3 (2015): 215–223. https://doi.org/10.30998/formatif.v3i3.126.
- Martsiswati, Ernie, and Yoyon Suryono. “Peran Orang Tua Dan Pendidik Dalam Menerapkan Perilaku Disiplin Terhadap Anak Usia Dini.” Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat 1, no. 2 (2014): 187. https://doi.org/10.21831/jppm.v1i2.2688.
- Mulyana, Rachmat. “Penanaman Etika Lingkungan Melalui Sekolah Perduli Dan Berbudaya Lingkungan.” Jurnal Tabularasa PPS Unimed 6, no. 2 (2009): 175–180. http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/712.
- Muya Barida, Dian Ari Widyastuti. “Kontribusi Pelatihan Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Inklusi,” no. 2016 (2019): 212–216. http://eprints.uad.ac.id/id/eprint/13511.
- Psikologi, Program Magister, Sekolah Pascasarjana, and Universitas Muhammadiyyah Surakarta. “Penerimaan Orang Tua Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus.” iImiah psikologi 4, no. 1 (2017): 18–23. http://dx.doi.org/10.30872/psikoborneo.v4i1.3925
- Rhomadhona, Herfia. “Rancang Bangun Sistem Pakar Diagnosa Karakteristik Anak Berkebutuhan Khusus Menggunakan Metode Forward Chaining.” Jurnal Sains dan Informatika 3, no. 1 (2017): 18–26. https://doi.org/10.34128/jsi.v3i1.66.
- Ruli, Efrianus. “Fungsi Keluarga, Masyarakat Dan Pemerintah Dalam Proses Pendidikan (Tinjauan Sosiologi).” Jurnal Edukasi Nonformal 1, no. 1 (2020): 143–146. https://ummaspul.e-journal.id/JENFOL/article/view/428.
- Simanungkalit, Lasmaria Nami & Bobby Kurnia Putrawan. "Penyuluhan Metode Pembelajaran yang Efektif Bagi Guru-Guru PAUD." MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 4, no.1 (2021): 19-30. https://dx.doi.org/10.31100/matappa.v4i1.784.
- Trisnawati, Wahyu, and Sugito Sugito. “Pendidikan Anak Dalam Keluarga Era Covid-19.” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 5, no. 1 (2020): 823–831. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.710.