Wibawa Guru Pendidikan Agama Kristen Terhadap Perkembangan Mental Peserta Didik Studi Kasus UPT SMP 010 Parsingguran Section Articles
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
This study aims to analyze the influence of the authority of Christian Religious Education (CRE) teachers on the mental development of students at UPT SMP 010 Parsingguran. The teacher's authority is viewed not only as a matter of discipline, but as a holistic reflection of exemplary behavior, empathy, and effective leadership in the classroom. Through a qualitative case study approach involving observations, interviews, and documentation, the research reveals that teachers who exhibit strong moral character, consistency, and compassion significantly contribute to students' emotional intelligence, discipline, and motivation to learn. The findings indicate that students taught by authoritative and exemplary CRE teachers show improvements in mental resilience, social skills, and personal responsibility. Therefore, strengthening teacher authority in Christian education is essential in shaping students who are mentally strong, morally grounded, and spiritually mature.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh wibawa guru Pendidikan Agama Kristen terhadap perkembangan mental peserta didik di UPT SMP 010 Parsingguran. Wibawa guru dipahami bukan hanya dalam konteks kedisiplinan, tetapi juga sebagai representasi keteladanan, empati, dan kepemimpinan yang efektif di dalam kelas. Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa guru yang menunjukkan karakter moral yang kuat, konsistensi, dan kasih, mampu memberikan dampak positif terhadap kecerdasan emosional, kedisiplinan, dan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang diajar oleh guru yang berwibawa dan menjadi teladan mengalami peningkatan dalam ketahanan mental, keterampilan sosial, dan tanggung jawab pribadi. Oleh karena itu, penguatan wibawa guru dalam pendidikan agama Kristen sangat penting untuk membentuk siswa yang tangguh secara mental, berkarakter, dan matang secara spiritual.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
- Alwisol, M. (2005). Psikologi Pendidikan: Suatu Pengantar. Jakarta: Rineka Cipta.
- Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.
- Barker, K. L. (1999). The New International Dictionary of New Testament Theology. Grand Rapids: Zondervan.
- Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (2007). Qualitative Research for Education: An Introduction to Theories and Methods (5th ed.). Boston: Pearson Education.
- Bourdieu, P. (1991). Language and Symbolic Power. Cambridge: Polity Press.
- Brookfield, S. D. (2015). The Skillful Teacher: On Technique, Trust, and Responsiveness in the Classroom. San Francisco: Jossey-Bass.
- Bryman, A. (2012). Social Research Methods (4th ed.). Oxford: Oxford University Press.
- Christia, V. R., & Hutabarat, C. (2021). Dampak Keteladanan Guru Sekolah Minggu Dalam Pembentukan Karakter Anak Di Gereja Kristen Indonesia Menining. Journal of Religious and Socio-Cultural, 2(1), 1-11. https://doi.org/10.46362/jrsc.v2i1.82
- Christia, V. R., Iswahyudi, I., Setiawan, J., & Bintoro, W. (2021). Pengaruh Keteladanan Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Pembentukan Karakter Anak Yang Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Minggu Gereja Kristen Setia Indonesia Menining. Indonesia Journal of Religious, 4(2), 1–12. https://doi.org/10.46362/ijr.v4i2.2
- Corey, G. (2016). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy. Boston: Cengage Learning.
- Creswell, J. W. (2016). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
- Erickson, E. H. (1968). Identity: Youth and Crisis. New York: Norton.
- Flick, U. (2014). An Introduction to Qualitative Research (5th ed.). London: SAGE Publications.
- Fraenkel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2012). How to Design and Evaluate Research in Education (8th ed.). New York: McGraw-Hill.
- Gall, M. D., Gall, J. P., & Borg, W. R. (2007). Educational Research: An Introduction (8th ed.). Boston: Pearson.
- Gunarsa, S. D. (2004). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
- Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2009). Models of Teaching. Boston: Pearson.
- Koesoema, D. (2011). Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Era Globalisasi. Jakarta: Grasindo.
- Mangunsong, F. (2007). Psikologi Pendidikan untuk Guru dan Konselor. Jakarta: LPSP3 UI.
- Maranatha, C. A., & Butar-butar, M. O. (2020). Pengajaran Hukum Taurat Yang Kelima Dalam Keluaran 20:12 Dan Pendekatannya Melalui Efesus 6:1-3 Terhadap Perubahan Karakter Menjadi Serupa Dengan Kristus Pada Mahasiswa Di STT STAPIN Majalengka. Journal of Religious and Socio-Cultural, 1(2), 129-144. https://doi.org/10.46362/jrsc.v1i2.44
- Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
- Moleong, L. J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
- Naibaho, D. & Pasaribu, A.A.P. (2023). Pengaruh Peran Guru Pak Untuk Meningkatkan Sikap Simpatik Kepada Peserta Didik Terhadap Karakter Kekristenan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 3(3), 99-110.
- Naibaho, D. & Purba, D.G. (2023). Pengaruh Keprofesionalan Guru Dalam Meningkatkan Pendidikan Akademik Dan Karakter Siswa Di Sekolah. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 2(4), 12926–12931. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/725
- Ndolu, A., Malau, M., Manik, N. D. Y., & Iswahyudi. (2022). Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Pembentukan Karakter Siswa Menurut H.A.R. Tilaar. Indonesia Journal of Religious, 5(1), 51–62. https://doi.org/10.46362/ijr.v5i1.14
- Palmer, P. J. (1998). The Courage to Teach: Exploring the Inner Landscape of a Teacher's Life. San Francisco: Jossey-Bass.
- Patton, M. Q. (2002). Qualitative Research & Evaluation Methods (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
- Ribka, Y. P. Z., & Manik, N. D. Y. (2022). Pendidikan Agama Kristen Dalam Pembentukan Karakter Anak Di Keluarga Berantakan. Journal of Religious and Socio-Cultural, 3(2), 131-149. https://doi.org/10.46362/jrsc.v3i2.112
- Sardiman, A. M. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
- Suparno, P. (2001). Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius.
- Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
- Sutrisno, E. (2016). Pendidikan Agama Kristen: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.
- Thomas, G. (2013). Education: A Very Short Introduction. Oxford: Oxford University Press.
- Thomas, L. (2000). Teacher Authority in the Classroom: Perceptions of Students and Teachers. Teaching and Teacher Education, 16(4), 401–415.
- Tillich, P. (1951). Systematic Theology. Chicago: University of Chicago Press.
- Trowbridge, L. W., Bybee, R. W., & Powell, J. C. (2000). Teaching Secondary School Science. New Jersey: Merrill/Prentice Hall.
- Walsh, J. (2006). The Role of Teacher Authority in Student Behavior and Motivation. Journal of Educational Psychology, 98(4), 945–960. https://doi.org/10.1037/0022-0663.98.4.945
- Yount, W. R. (2008). Created to Learn: A Christian Teacher’s Introduction to Educational Psychology. Nashville: B&H Academic.
- Yustina, Astuti. (2019). Peran Wibawa Guru dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(2), 156–165.